SEJARAH



Desa Dukotambin sendiri berbeda dengan desa-desa lain yang berada di kecamatan Tragah, wilayah desa Dukotambin termasuk wilayah yang tidak begitu luas jika dibandingkan dengan desa lain. Dari hasil wawancara para tokoh dan perangkat desa tidak ada sumber jelas yang menjelaskan tentang latar belakang sejarah dan kapan berdirinya desa Dukotambin, namun terdapat beberapa cerita yang diceritakan turun menurun mengenai asal usul desa Dukotambin.
Pada zaman dahulu sebelum menjadi desa dan dihuni oleh penduduk, wilayah Dukotambin masih berupa hutan belantara yang belum tersentuh tangan manusia. Nama Dukotambin sendiri sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang hingga berganti Belanda menjajah wilayah Madura. Seiring dengan perkembangan zaman dan bertambahnya jumlah penduduk, Dukotambin semakin banyak dihuni oleh masyarakat.
Awalnya terdapat seorang ulama yang menyebarkan agama islam di Bangkalan khususnya di daerah Tragah. Saat penyebaran ajaran islam di Tragah, seluruh ulama yang ada di Tragah berkumpul pada tempat tersebut. Para ulama sering menyebut tempat ini dengan nama “Padhukoan” yang memiliki arti “perkumpulan para sesepuh terdahulu”, selain itu nama Tambin dalam desa Dukotambin sendiri diambil Karena pada awalnya kebanyakan orang luar desa hanya mengenal Tambin sehingga wilayah ini disebut sebagai desa Dukotambin.
Share on Google Plus

About Bayu Anggada Permana

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar